Share ke Grup WA Keluarga Kamu!

Menelusuri Masa Lalu di Depot Hok Lay Malang

Depot Hok Lay

KENALAN DENGAN DEPOT HOK LAY
Malang adalah gudangnya kuliner legendaris di Indonesia. Salah satu kuliner legendaris yang wajib kamu kunjungi saat bertandang ke Malang adalah DEPOT HOK LAY. Depot ini adalah spesialis Lunpia Semarang dan Pangsit Cwimie.

Kesan pertama yang didapat ketika masuk ke DEPOT HOK LAY adalah "Jadul". Kesan ini bukan kesan negatif, loh, ya! Justru kesan ini menghadirkan berbagai nostalgia masa lalu bagi mereka yang sudah pernah datang dan bahkan untuk mereka yang baru menginjakan kaki ke sini.  Konon katanya desain tempat ini dipertahankan sama persis ketika depot ini pertama awal dibuka, yakni sekitar tahun 1946. Tepat setahun setelah hari kemerdekaan Republik Indonesia.




Interior meja dan kursi di DEPOT HOK LAY mengingatkan kita pada warung bakmi jaduh khas Tionghoa. Setiap kursi disekat dengan tirai kayu dan kain. Beberapa sudut dinding dihiasi dengan lukisan dan foto-foto unik. Rasanya seperti bertandang ke rumah nenek. DEPOT HOK LAY kini dipegang oleh Pak Budiman, generasi ketiga. Beliau tetap menggunakan desain ini begitu juga resep untuk melestarikan DEPOT HOK LAY sebagai salah satu rujukan kuliner legendaris di Malang baik itu dari suasana maupun rasa.

Depot ini terletak di Jl. K.H. Ahmad Dahlan 10, Malang. Daerah Pasar Besar. Misalnya dari Malang Plaza, temen-temen lurus saja sampai memasuki jalan satu arah. Posisi DEPOT HOK LAY ada di kanan jalan. Harus pelan-pelan untuk mencari depot ini karena mereka hanya memasang baner yang cukup kecil dan kadang terhalang oleh mobil-mobil yang parkir. (Jika sulit menemukan, kamu bisa mengikuti arah peta google map yang diembed pada akhir postingan ini).



Beberapa spot di DEPOT HOK LAY sebenarnya tidak didesain instagramable seperti cafe, depot, atau restoran zaman sekarang. Namun, kesan "Jadul" di tempat ini tetap menarik bagi para instagramer untuk berfoto, terutama di kaca jendela depot yang bertuliskan "HOK LAY". Seperti contoh foto salah seorang instagramer ini:

A post shared by Tan 陈标源 (@kevintann_) on



REVIEW
Depot kecil yang terletak di daerah Pasar Besar Malang ini punya tiga suguhan andalan yang membuat para wisatawan dan orang Malang selalu datang ke sini. Tiga suguhan tersebut adalah Pangsit Cwimie, Fosco, dan Lunpia Semarang. Kita bahas satu persatu.



1. FOSCO (Rp.12.000,-)

Fosco - Depot Hok Lay

Jika ngobrolin DEPOT HOK LAY, maka tidak afdol jika tidak membahas minuman andalannya si FOSCO!

FOSCO adalah susu cokelat karamel yang disimpan di dalam botol cola. Kemudian disimpan di dalam lemari es dalam waktu 3 hingga 5 jam dan membuat cokelatnya menjadi dingin. Konon, FOSCO adalah cikal bakal didirikannya DEPOT HOK LAY. Awalnya, pada era pasca kemerdekaan, FOSCO dijual berkeliling menggunakan sepeda pancal. FOSCO dijual di dalam model botol yang sama hingga sekarang.

Baca Juga! : Tahu Campur Legendaris - Pak Iwan Jagalan 

Tidak ada yang spesial dari resep FOSCO sebenarnya. Isi botol ini hanyalah susu cokelat biasa yang diracik dengan saus karamel (mungkin). Susu cokelat yang didiamkan lama di dalam kulkas menjadi lebih kuat rasanya dua hingga tiga kali lipat. Dalam sekali sedotan, kita akan menemukan rasa coklat yang berasa banget, disusul dengan salted caramel yang menimbulkan rasa asin-asin nagih. Karena disajikan dingin dari kulkas, kita tidak perlu khawatir dengan efek watery yang timbul akibat es batu yang mencair seperti pada es susu cokelat umumnya, karena FOSCO tidak menggunakan es batu.


2. PANGSIT CWIEMIE (RP.18.000,-)

Pangsit Cwiemie - Depot Hok Lay

Tidak banyak yang membahas, justru Pangsit Cwiemie DEPOT HOK LAY adalah Cwiemie terenak yang pernah Piri makan selama di Malang.

Karakter pangsit cwiemie di Depot Hok Lay adalah bakmie tradisional Tionghoa denga kuah bening. Mie-nya "Cwie!" banget. Kenyal dan lembut. Untuk menikmatinya, kita harus menyiramnya dengan kuah yang disajikan terpisah. Kamu juga bisa memesan kuah yang ada baksonya. Kuahnya gurih banget dan pas jika dipadukan dengan mienya. Daun bawang memberikan kesan harum dan krenyes ketika dikunyah.

Yang spesial adalah pangsit gorengnya. Kulitnya garing dan renyah sekali. Rasanya gurih enak. Kerasa banget kalau pangsit gorengnya bukan pangsit pabrikan. Diakhir kunyahan kita akan disambut oleh kenyal olahan tepung dan daging yang bersembunyi di ujung. Renyahnya membuat kita sulit untuk berhenti. Saking enaknya, Piri nambah pangsitnya lagi.

3. LUNPIA SEMARANG


Menu yang sayang banget kalau nggak dipesan ketika berada di DEPOT HOK LAY adalah Lunpia Semarangnya. Kamu mungkin berpikir kalau Piri salah ketik dan berpikir kalau ejaan yang benar adalah Lumpia dengan huruf M. Lunpia adalah makanan tradisional perpaduan tionghoa  dan Indoensia dengan nama asli "loen Pia". Lunpia terkenal dari Semarang karena resep awalnya memang diciptakan di Semarang.

Lunpia yang lebih dikenal sebagai spring roll di luar negri ini berisi cacahan rebung, wortel, dan sedikit daging ayam. Semua isian tersebut dibungkus dengan kulit lunpia yang terbuat dari tepung dan telur yang dibentuk menjadi lembaran tipis. Setelah dibungkus bulat memanjang, lunpia kemudian digoreng hingga kekuningan.

Lunpia di DEPOT HOK LAY disajikan bersama batang daun bawang dan disiram dengan saus tauco. Kulitnya renyah dan krenyes "dipadamkan" dengan saus tauco dengan rasa yang unik. Rasa saus tauconya lebih ke arah manis dan gurih. Dalam satu gigitan, kita akan dihadang oleh krenyes kulit lunpia segar yang dominan asin, gurih, dan manis. Kemudian kita akan diserbu oleh hantaman kulit rebung dan wortel. Lunpia akan terasa menggairahkan ketika dipadukan dengan daun bawang segar. Setelah mulut selesai berperang dengan nikmatnya lunpia, akan tertinggal sisa-sisa tauco yang membekas di ruang-ruang mulut. Rasanya seperti terlahir kembali dengan perut yang lebih kenyang.

***

Kenangan.

Kata itu yang akhirnya membekas di kepala Piridi setelah selesai menyantap semua makanan di DEPOT HOK LAY. Mulai dari suasananya, rasa makanannya, dan FOSCO-nya. Ada rasa puas di dalam dada setelah berhasil menemukan tempat ini. Sebuah memori baru saja terukir manis di dalam diri bahwa Piri pernah menjadi salah satu bagian populasi manusia yang sudah pernah ke tempat ini dari tahun 1946.

Suatu hari, tempat ini akan menjadi salah satu cerita Piri ke anak-anak kalau di Malang ada Pangsit Cwiemie terenak di dunia.

Suatu hari, fosco akan menjadi es susu yang akan selalu Piri bandingkan dengan es susu lain di masa depan.

Suatu hari, Depot Hok Lay akan menjadi mesin waktu yang akan membuat Piri ingat lagi tentang Malang dan semua makanan legendarisnya.

Hari ini Piridi sudah menyalakan satu mesin waktu untuk Piridi sendiri.

Kamu sudah?


***

Kepoin DEPOT HOK LAY

Alamat DEPOT HOK LAY
Jl. KH Ahmad Dahlan No.10, Sukoharjo, Klojen, Kota Malang, Jawa Timur 65118



Jam Buka
09.00 - 05.00

Rate Harga
18.000 - 25.000
Previous
Next Post »
4 Komentar
avatar

enak sekali seperti makan2 disana, suasannya nikmat ditambah dengan minum teh botol sosro, makin tambah makyuz..... :)

Balas
avatar

Aku benci berkunjung ke blog ini sebab hanya mingin mingini aja. Fix benci benci benci.

Duh lunpia oh lunpia kenapa kamu nun jauh di semarang sanahhh

Balas
avatar

Maksudnya Di lampung gak ada 😴

Balas
avatar

Wah ini tempatnya jauh lebih klasik daripada Sagoo nih. Sayang adanya di Malang nih, jauh, saya di Bandung. Setiap mampir ke blog ini, saya jadi laper nih, merusak tekad untuk diet hahahaha.

Balas

Halo! Terima kasih sudah membaca artikel di piridifoodies food blogger Malang. Berikan komentar kamu! Jangan lupa follow dan share artikel ini ke teman-teman :)